Tipe dan Jenis Barcode Yang Sering Digunakan

Umumnya kita mengenal barcode berupa garis-garis saja, namun ternyata ada berbagai jenis barcode. Karena seiring dengan perkembangannya jenis barcode pun juga semakin beragam.

Salah satu jenis barcode yang muncul belakangan ini adalah barcode dengan bentuk kotak-kotak kecil. Barcode sendiri dikategorikan menjadi dua yaitu barcode 1D dan barcode 2D.

Untuk mengetahui jenis-jenis barcode, Anda dapat mengetahuinya di bawah ini.

tipe dan jenis barcode

Jenis Barcode Pertama : Barcode 1D

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ada barcode 1D atau barcode 1 dimensi. Barcode 1D sendiri memiliki panjang yang bervariasi, bergantung dari seberapa banyak informasi yang dimiliki.

Maka dari itu pengguna haruslah membatasi jumlah karakter yang ada di barcode 1 dimensi ini. Biasanya pada setiap barcode hanya menggunakan 8 hingga 15 karakter saja.

Biasanya perusahaan menggunakan barcode ini dengan tujuan untuk membuat alur kerja inventaris menjadi lebih efisien dan juga menghemat waktu dalam pengoprasian suatu perusahaan. 

Pada jenis barcode ini, biasanya yang paling sering kita temukan yaitu code 128, code 30, Interleaved 2 of 5, EAN dan UPC.

Selain itu, barcode 1 dimensi juga kerap kali disebut dengan barcode linear. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini ada jenis-jenis barcode 1 dimensi yang bisa Anda ketahui:

Interleaved 2 of 5

Jenis ini juga bisa dikenal dengan ITF barcode, digunakan untuk memberikan label pada suatu kemasan. Sangat cocok digunakan di karton yang bergelombang karena memiliki tingkat toleransi yang tinggi.

Universal Product Codes (UPC)

Anda bisa menemukan barcode jenis ini di setiap produk ritel. Pada awalnya, barcode jenis ini hanya dibuat untuk toko grosir yang bertujuan untuk melacak inventaris dengan cepat dan menyediakan percetakan untuk tanda terima.

International Article Number (EAN)

Barcode jenis ini sebenarnya adalah superset dari barcode UPC. Anda dapat menemukan barcode jenis ini di perpustakaan, penjual buku, universitas dan bahkan grosir. Untuk setiap buku yang dilacak maka terdapat 13 kode digit yang dibuat oleh ISBN (Nomor Buku Standar Internasional).

Tipe Barcode Kedua : Barcode 2D

Setelah mengetahui barcode 1D, kini saatnya Anda mengetahui apa itu barcode 1D. 2D barcode atau barcode 2 dimensi ini merupakan barcode yang mewakili dua data dan hanya menggunakan simbol dan bentuk 2 dimensi.

Sebenarnya barcode 2D sangat mirip dengan barcode linier 1D, namun bedanya bisa mewakili lebih banyak data yang ada di per unit area. Dan ternyata barcode 2D inipun mencakup dua barcode yang lebih baru misalnya saja PDF417 dan QR code.

Ada keuntungan utama yang bisa di dapatkan jika menggunakan barcode 2D ini, yaitu terdapat formula perlindungan kesalahan.

Kode-kode yang ada di barcode ini memang dirancang khusus untuk bisa memindahkan data dengan mudah dan juga menjaga data tetap utuh.

Meskipun barcode rusak atau tergores, pemindahan data pun tetap bisa dilakukan. Jenis-jenis barcode 2D yaitu:

DataMatrix Code

Barcode ini yang paling umum ditemui daripada jenis barcode 2D yang lainnya. Kumpulan kodenya berbentuk bujur sangkar, maka dari itu barcode ini dapat memuat informasi yang banyak namun dengan ruang yang kecil.

DataMatrix Code memang paling dikenal di perawatan kesehatan dan manufaktur elektronik. Untuk memindai barcode jenis ini maka diperlukan scanner yang canggih seperti scanner yang khusus untuk barcode 2D ataupun scanner smartphone.

PDF417

Sedangkan untuk jenis ini dapat digunakan untuk aplikasi yang memang butuh penyimpanan data dengan jumlah yang besar, contohnya tanda tangan, sidik jari dan juga foto.

Barcode ini juga menjadi yang paling kuat dibandingkan dengan barcode 2D lainnya karena mampu menyimpan data lebih dari 1,1 kilobyte yang dapat dibaca oleh mesin.

Aztec

Jenis Aztec ini memang paling sering digunakan pada boarding pass pesawat dan tiket. Untuk menyimpan data yang besar, maka barcode Aztec hanya memerlukan ruang yang kecil.

QR Code

Inilah jenis barcode 2D yang paling sering digunakan. Jenis ini memang sangat fleksibel dalam segi ukuran, toleransi kesalahan yang tinggi dan bahkan bisa membaca dengan tepat.

Leave a Comment